web analytics

Komponen Elektronik Resistor dan Kapasitor

Komponen elektronik adalah blok bangunan dasar dari sebuah sirkuit elektronik atau sistem elektronik atau perangkat elektronik. Mereka mengontrol aliran elektron dalam sistem elektronik atau sirkuit elektronik.

Komponen elektronik sangat kecil. Karenanya, mudah untuk membawanya dari satu tempat ke tempat lain. Biaya komponen elektronik juga rendah. Komponen elektronik terdiri dari dua terminal atau lebih.

Ketika sekelompok komponen elektronik dihubungkan bersama dalam papan elektronik seperti papan sirkuit cetak (PCB), sirkuit elektronik yang bermanfaat terbentuk. Setiap komponen elektronik dalam suatu sirkuit melakukan tugas tertentu.

1. Resistor

Bentuk Komponen Resistor
Simbol Resistor dalam Skematik
  • Komponen dengan 2 arah kaki koneksi
  • Fungsinya dalam rangkaian digunakan untuk mengatur aliran arus listrik.
  • Semakin besar nilai resistansi, semakin sedikit aliran listrik yang dihantarkan
  • Nilai resistor diukur dalam satuan Ohm (Ω)
  • Tetapi kadang kadang simbol Ω tidak tuliskan dalam bentuk ohm, anda bisa dapat mengetahui simbol lain pembacaan resistor, seperti:
    * 10 Ω bisa ditulis dengan 10R
    * 0.1 Ω bisa ditulis dengan 0R1
    * 1000 Ω dapat ditulis juga dengan 1k (1 kilo Ohms)
  • Pembacaan nilai resistor dengan menggunakan skema kode warna

Cara membaca nilai resistor berdasarkan skema kode warna

Cara mudah menghafal nilai dari kode warna resistor yaitu dengan menghafalkan warna berdasarkan dari urutan pada tabelnya yaitu dengan singkatannya. “Hi Co Me O Ku, Hi Bi U A Pu” akan lebih mudah diingat untuk menghafal.

Contoh Latihan Soal Kode Warna Resistor dan Jawabannya :

  1. Coklat, Merah, Merah, Emas = 1, 2, x100, 5% = 1200Ω 5%
  2. Perak, Hijau, Ungu, Merah = 10%, x1, 7, 2 = 27Ω 10%
  3. Biru, Abu Abu, Kuning, Emas = 6, 8, x10k, 5% = 680kΩ 5%
  4. Emas, Orange, Biru, Hijau = 5%, x10k, 6, 5 = 560kΩ 5%
  5. 3k3Ω 10% = 3, 3, x100, 10% = Orange, Orange, Merah, Perak
  6. 27kΩ 5% = 2, 7, 1k, 5% = Merah, Ungu, Orange, Emas
  7. 0,5Ω 1% = 5, 0, (x0,01), 1% = Hijau, Hitam, Perak, Cokelat
  8. 22k2 10% = 2, 2, 2, x100, 10% = Merah, Merah, Merah, Merah, Perak

Jenis-Jenis Resistor

Resistor Tetap (Fixed Resistor):
1. Resistor Kawat
2. Resistor Batang Karbon
3. Resistor Keramik atau Porselin
4. Resistor Film Karbon
5. Resistor Film Metal
Resistor Tidak Tetap (Variable Resistor):
1. Potensiometer :
– Logartimik & Linear
– Putar & Geser
2. Trimpot
3. NTC dan PTC
4. LDR

2. Light Dependent Resistor (L.D.R.)

  • Komponen dengan 2 arah kaki koneksi
  • Fungsi dalam suatu sirkuit adalah untuk mengontrol aliran arus listrik melalui rangkaian
  • Nilai resistor bervariasi berdasarkan cahaya yang diterima.
  • Resistensi berkurang dengan meningkatnya cahaya
Bentuk Komponen L.D.R
Simbol L.D.R dalam Skematik

3. Kapasitor

  • Komponen dengan 2 arah koneksi
  • Fungsi dalam sirkuit sebagai pengisi tegangan, sehingga menyimpan muatan listrik(energi)
  • Nilai kapasitor dalam satuan Farad (F)
  • Kapasitor biasanya memiliki nilai kapasitansi yang sangat rendah,seperti:
    * 0,000001 F dapat ditulis sebagai 1 μF (µ = mikro = 1 x 10^6)
    * 0,000000001 F dapat ditulis sebagai 1 nF (n = nano = 1 x 10^9)
    * 0,000000000001 F dapat ditulis sebagai 1 pF (p = pico = 1 x 10^12)
  • Nilai kapasitor dibaca menggunakan skema kode angka

Jenis-Jenis kapasitor

Berdasarkan nilai dan polaritasnya kapasitor dapat digolongkan menjadi:

  1. Kapasitor dengan bernilai tetap dan tidak mempunyai polaritas, sebagai contoh kapasitor kertas, kapasitor mika, kapasitor polyester, dan Kapasitor Keramik.
  2. Kapasitor yang mempunyai nilai tetap dan mempunyai polarisasi (terdapat kaki positif dan negatif), sebagai contoh kapasitor Elektrolit (ELCO), dan kapasitor Tantalum.
  3. Kapasitor yang memiliki nilai kapasitansi yang dapat diubah atau lebih dikenal sebgai kapasitor variabel (Variable Capacitor).

Cara membaca kapasitor keramik/mika

Pada kapasitor pada gambar dibawah ini memiliki kode 473Z berarti:

Membaca Kapasitor Keramik-New
  • Dua digit awal menunjukan nilai kapasitansi.
  • Digit ketiga adalah faktor pengali (10^n) n= nilai digit ketiga
  • Huruf dibelakang angka menunjukan nilai toleransi.
  • Sehingga kode 473Z, memiliki nilai kapasitansinya
    47×1000 = 47000pF atau 47nF atau 0,047uF.
  • Kode Z memiliki toleransi +80% dan -20%, sehingga kapasitansinya berkisar 47000pF +80% dan -20% atau setara dengan 37600pF ~ 84600pF

Cara membaca kapasitor Elco

Membaca Nilai Kapasitor Elco

Pada jenis kapasitor Elco ini, nilai kapasitansi sudah tertera pada badan kapasitor (seperti gambar disamping) sehingga dapat dilihat nilai kaasitansinya dengan cepat. Namun yang harus diperhatikan yaitu jenis kapasitor ini adalah kapasitor bipolar atau memiliki kutub ganda yaitu positif (+) dan negatif (-). Tanda negatif ditunjukan dengan pita berwarna abu-abu atau salah satu dari kaki kapasitor yang berukuran pendek.

Contoh lainnya:

Gambar berjudul Read a Capacitor Step 3

Baca mengenai artikel komponen LED dan Transistor
Baca mengenai artikel komponen Elektronik IC dan Battery
Baca mengenai artikel komponen Elektronik Kabel dan Breadboard

Author: Edward Adiputra

website ini dibuat sebagai sarana berbagi ilmu pengetahuan antara pengajar dengan mahasiwa

Share This Post On

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp us